
Pendaftaran Bintara Polri 2024 Gelombang 2 – Dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri memegang peran penting dalam menjaga stabilitas negara. Salah satu cara untuk mengisi kebutuhan personelnya adalah melalui penerimaan Bintara Polri.
Pendaftaran untuk gelombang kedua tahun 2024 telah dibuka, dan peluang ini tidak boleh terlewatkan. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang pendaftaran Bintara Polri 2024 gelombang 2, persyaratan, tahapan seleksi, dan tips untuk sukses dalam proses pendaftaran.
Persyaratan-Persyaratan
Pendaftaran menjadi Bintara Polri tidaklah sembarangan. Polri memiliki standar yang ketat untuk memastikan bahwa calon yang diterima memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota kepolisian. Berikut adalah beberapa persyaratan pendaftaran yang umumnya diterapkan oleh Polri:
1. Persyaratan Umum:
- Kewarganegaraan Indonesia: Calon Bintara Polri haruslah merupakan warga negara Indonesia yang taat kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
- Usia: Calon harus berusia minimal 18 tahun dan maksimal 22 tahun pada saat pendaftaran. Batasan usia ini bertujuan untuk memastikan bahwa calon memiliki kematangan yang cukup dalam menjalani proses seleksi dan tugas sebagai anggota Polri.
- Rekam Jejak Hukum: Calon tidak boleh pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana. Polri memeriksa catatan kriminal calon secara ketat untuk memastikan bahwa mereka adalah individu yang berintegritas tinggi.
2. Kriteria Khusus
Bagi kamu yang ingin bergabung dengan Polri, ada beberapa syarat tambahan yang wajib dipenuhi. Yuk, simak baik-baik agar persiapanmu makin matang!
Pertama, kamu harus belum pernah menjadi anggota Polri, TNI, atau PNS, serta tidak pernah mengikuti pendidikan di institusi tersebut. Jadi, peluang ini khusus untuk mereka yang benar-benar baru memulai langkah di dunia kepolisian.
Kedua, pastikan kamu memiliki ijazah minimal SMA/MA atau sederajat. Namun, jika kamu lulusan program Paket A, B, atau C, sayangnya kamu belum bisa mendaftar.
Bagaimana dengan nilai akademik? Ini dia rinciannya:
- Untuk lulusan 2019, nilai rata-rata minimal yang harus kamu capai adalah 70 pada UN atau ijazah.
- Lulusan 2020-2021, nilai minimal yang diterima adalah 70 atau setara dengan B.
- Sedangkan lulusan 2022-2023 harus memiliki nilai rata-rata minimal 75 atau setara dengan B.
Bagi siswa yang masih duduk di kelas XII, ada syarat tambahan, yaitu nilai rata-rata semester V minimal 80 (A). Khusus untuk peserta dari Papua dan Papua Barat, nilai yang diperlukan sedikit lebih ringan, yaitu 75 atau setara dengan B.
Kamu masih berusia 16-17 tahun? Tenang, kamu tetap bisa ikut dengan syarat tambahan! Nilai rapor Bahasa Inggrismu harus minimal 85 (A) dan melampirkan sertifikat TOEFL dengan skor minimal 500. Tapi, jika kamu adalah lulusan 2016-2019 yang mengikuti perbaikan UN atau mengulang kelas XII, sayangnya kamu belum bisa mendaftar.
Ada syarat khusus bagi peserta dari lembaga pendidikan keagamaan. Jika kamu lulusan Pendidikan Diniyah Formal (PDF) atau Satuan Pendidikan Muadalah (SPM), nilai rata-rata yang dibutuhkan adalah minimal 75 atau setara dengan B.
Bagaimana dengan tinggi badan? Ini salah satu poin penting! Pria harus memiliki tinggi minimal 165 cm, sedangkan wanita minimal 163 cm. Selain itu, kamu harus belum pernah menikah, tidak pernah hamil atau melahirkan, dan bersedia untuk tidak menikah selama masa pendidikan berlangsung.
Satu lagi, jangan sampai ada tato atau tindik di tubuhmu, kecuali itu adalah bagian dari tradisi adat. Selain itu, kamu juga harus bebas dari narkoba dan siap membuktikannya lewat pemeriksaan.
Terakhir, pastikan kamu tidak terlibat dalam organisasi atau paham yang bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, NKRI, atau semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Siapkan dirimu sebaik mungkin, karena ini adalah kesempatan emas untuk memulai karier impianmu di kepolisian!
3. Tes Kemampuan dan Kepribadian:
- Tes Psikologi dan Kepribadian: Selain tes fisik dan kesehatan, calon juga akan menjalani tes psikologi untuk mengukur kepribadian, kematangan emosional, dan potensi psikologis mereka. Tes ini penting untuk memastikan bahwa calon memiliki sifat-sifat yang sesuai dengan tuntutan profesi sebagai anggota Polri, seperti integritas, ketegasan, dan keterampilan interpersonal yang baik.
- Tes Akademik: Calon juga akan menghadapi tes akademik yang mencakup pengetahuan umum, kemampuan berbahasa, serta pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab seorang Bintara Polri. Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan calon dalam memahami dan menjalankan peraturan-peraturan yang berlaku dalam tugas mereka sebagai anggota kepolisian.
Melalui pemenuhan persyaratan-persyaratan ini, Polri bertujuan untuk merekrut individu yang berkualitas dan siap untuk bertugas dengan dedikasi tinggi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan memahami persyaratan ini dengan baik, calon dapat mempersiapkan diri secara optimal untuk mengikuti proses seleksi dan meningkatkan peluang mereka untuk menjadi bagian dari institusi kepolisian yang mulia.

Tahapan Seleksi
Proses seleksi calon Bintara Polri merupakan tahapan yang tidak bisa dianggap remeh. Polri melakukan seleksi ketat untuk memastikan bahwa hanya individu yang berkualitas dan siap mengabdi yang diterima sebagai anggota kepolisian. Berikut adalah tahapan-tahapan yang biasanya dilalui oleh para calon selama proses seleksi:
1. Seleksi Administrasi:
Tahap awal seleksi ini melibatkan pengecekan dokumen dan persyaratan yang diajukan oleh para calon. Calon yang memenuhi persyaratan administrasi akan melanjutkan ke tahapan selanjutnya.
2. Tes Fisik dan Kesehatan:
Tahap ini menguji kemampuan fisik dan kesehatan calon Bintara Polri. Tes ini meliputi tes lari, tes sit-up, tes push-up, serta pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh oleh tim medis Polri.
3. Tes Psikologi:
Dalam Tes psikologi bertujuan untuk mengukur kepribadian, kematangan emosional, dan potensi psikologis calon. Tes ini biasanya meliputi tes kepribadian, tes intelegensi, dan wawancara psikologis.
4. Tes Akademik:
Tes ini menguji pengetahuan umum, kemampuan berbahasa, serta pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab seorang Bintara Polri.
5. Tes Lapangan:
Tahap terakhir adalah tes lapangan yang mencakup simulasi situasi tugas lapangan yang akan dihadapi oleh seorang Bintara Polri. Tes ini bertujuan untuk menguji kemampuan calon dalam menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi di lapangan.
Melalui tahapan-tahapan seleksi ini, Polri dapat memastikan bahwa calon yang diterima memiliki kemampuan, kualifikasi, dan kesiapan yang diperlukan untuk menjalankan tugas sebagai anggota kepolisian dengan baik dan profesional.
Testimoni jadiPOLRI
Program Premium Tes POLRI di Bimbel jadiPOLRI
“Kami Bantu, Kami Pandu, Kami Bimbing Sampai Amazing!” 🌟
📋 Cara Membeli dengan Mudah:
- Unduh Aplikasi JadiPOLRI: Temukan aplikasi JadiPOLRI di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
- Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiPOLRI Anda melalui aplikasi atau situs web.
- Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
- Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BIMBELPOLRI” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
- Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES55”, masukkan untuk diskon tambahan.
- Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
- Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.